Warga Taiwan Diundang Pemerintah Cina untuk Vaksinasi Covid-19

Berita internasional hari ini, Pemerintah Cina mengatakan bahwa mereka mengundang warga Taiwan untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Cina menyambut kedatangan warga Taiwan tersebut agar mereka berkenan datang ke negaranya untuk menerima suntikan vaksin. Cina sendiri mengklaim bahwa Taiwan merupakan salah satu wilayahnya secara demokratis. Warga Taiwan sendiri sedang memerangi terjadinya lonjakan infeksi virus Corona yang cukup […]

Warga Taiwan Diundang Pemerintah Cina untuk Vaksinasi Covid-19

Berita internasional hari ini, Pemerintah Cina mengatakan bahwa mereka mengundang warga Taiwan untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Cina menyambut kedatangan warga Taiwan tersebut agar mereka berkenan datang ke negaranya untuk menerima suntikan vaksin. Cina sendiri mengklaim bahwa Taiwan merupakan salah satu wilayahnya secara demokratis.

Warga Taiwan sendiri sedang memerangi terjadinya lonjakan infeksi virus Corona yang cukup signifikan. Sayangnya, mereka menyatakan keprihatinan mengenai keamanan dari suntikan vaksinasi Cina tersebut. Tidak hanya itu saja, mereka bahkan belum mengizinkan warganya untuk menggunakan vaksinasi Covid-19 dari pemerintah Cina tersebut.

Berita Internasional: Pemerintah Cina Menegaskan Mengundang Warga Taiwan

Warga Taiwan Diundang Pemerintah Cina untuk Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Cina menegaskan bahwa mereka telah mengundang warga Taiwan untuk mendapatkan suntikan vaksin mengingat semakin melonjaknya kasus Corona yang ada di wilayah tersebut. Sementara itu, untuk lebih meyakinkan lagi dalam pernyataannya Kantor Urusan Taiwan-Cina mengatakan bahwa dua vaksin buatan Negara China sudah diberikan otorisasi penggunaan oleh WHO.

Tidak hanya itu saja, suntikan tersebut bahkan sudah digunakan pada lebih dari 90 negara. Hal ini tentu bisa menjadi bukti keamanan dan kemanjuran tersendiri dari vaksin yang diberikan oleh Pemerintah China tersebut. Tidak heran jika mereka ingin membantu Pemerintah Taiwan dalam mengendalikan pandemi di wilayahnya.

Pemerintah Cina bahkan mendesak Pemerintah Taiwan agar segera menghilangkan hambatan buatan agar vaksin dapat dikirim ke negara tersebut serta mengizinkan rakyatnya untuk disuntik vaksin daratan dengan aman. Akan tetapi, diluar dugaan seperti yang dilansir dari Reuters, warga Taiwan tampak tidak menghiraukan tawaran dari Pemerintah Cina tersebut.

Pemerintah Taiwan Lebih Memilih Vaksinasi dari Negara Lainnya

Berita internasional berasal dari Universitas Nasional Cheng Chi yang berada di wilayah Taipei menegaskan bahwa kebanyakan penduduk yang ada tidak ingin mendapatkan vaksin dari Pemerintah Cina tersebut. Tidak hanya itu saja, seorang pejabat keamanan dari Taiwan juga menolak tawaran vaksin China tersebut. Ia mengatakan bahwa tawaran tersebut termasuk contoh lain kampanye untuk mempengaruhi opini publik.

Pejabar mengatakan bahwa hal tersebut dapat menjadi menarik bagi sebagian orang. Akan tetapi, yang menjadi masalah adalah tidak banyak orang yang dapat membayar biaya tersebut. Terlebih tentu akan memerlukan banyak biaya jika dilakukan perjalanan dari Taiwan menuju ke China. Tidak hanya itu, terdapat pula aturan karantina yang perlu dilakukan selama seminggu lebih jika sudah melewati perbatasan.

Tentu saja hal tersebut akan menyulitkan proses vaksinasi. Sementara itu, warga yang bekerja di Cina sudah dilakukan vaksinasi pada tanggal 31 Mei yang lalu. Setidaknya sudah terdapat 62.000 orang yang melakukan vaksinasi tersebut. Padahal tawaran yang diberikan oleh Pemerintah ini merupakan salah satu cara agar warga Taiwan dapat menerima vaksin tersebut.

Akan tetapi, pihak dari Taiwan sendiri selalu menolak tawaran tersebut meski Cina kerap menawarkannya. Taiwan sendiri menegaskan bahwa terdapat kecurigaan tersendiri bahwa Cina tidak tulus melakukannya. Tidak hanya itu saja, Pemerintah Taiwan bahkan lebih memilih untuk menerima donasi dari negara lainnya.

Setidaknya sudah diterima sekitar 750.000 dosis vaksin yang diberikan oleh Amerika Serikat. Tidak hanya itu saja, Pemerintah Taiwan juga sudah menerima donasi dari Jepang sebanyak 1.240.000. Pemerintah Cina sendiri pada dasarnya masih menganggap Taiwan sebagai salah satu wilayah yang termasuk kedaulatannya.

Akan tetapi apa daya karena kebanyakan warga Taiwan menolak tawaran dari Pemerintah Cina tersebut. Terlebih mereka juga sudah menerima donasi vaksin Covid-19 yang cukup banyak dari negara lainnya. Sementara itu, pihak Beijing sendiri menganggap bahwa Taipei masih berusaha untuk melakukan politisasi pandemi Corona hanya demi memperoleh sejumlah keuntungan politik saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *